Contoh Pidato di modifikasi oleh Admin
Assalamualaikum
Puji dan syukur, kita panjatkan ke hadirat Allah
SWT karena berkat karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat
walafiat di tempat ini.
Sholawat serta salam terlimpah kepada junjungan kita
Nabi Muhammad SAW, keluarga, serta sahabat beliau. Semoga kita tetap menjadi
umatnya hingga akhir zaman.
Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato yang
bertema “Mulutmu Harimaumu”
Kita tentu pernah menyakiti orang dengan
perkataan yang bisa melukai seseorang dengan atau tanpa kita sadari. Ucapan
yang keluar dari mulut kita kadang tak sejalan dengan apa yang ada dalam otak
kita. Aku sering kali mengalami hal seperti ini, maksud & tujuannya baik
menurutku, tapi cara penyampaian dan tanggapan setiap orang akan berbeda.
Tinggal kita yang harus bisa menelaahnya.
Perkataan kita harus dijaga karena lidah tidaklah
bertulang, lidah / mulut dapat berbicara yang baik dan dapat pula berbicara
yang buruk. Apabila mulut telah berbicara yang tidak pantas atau tidak enak
didengar oleh orang lain, maka kemungkinan orang tersebut akan tersakiti
hatinya. Tetapi apabila kita yang mendapat cacian / hinaan janganlah kita
menyimpan perasaan dendam terus kepada orang yang mencaci mu. Maafkanlah mereka
walaupun itu sangatlah berat, Allah SWT Tuhan kita semua lagi mau memaafkan
orang yang benar-benar bertobat dari dosa besar yang pernah dia lakukan,
sedangkan kita sebagai makhluknya tidak mau memaafkan orang yang telah berbuat
tidak pantas baginya. Dengarlah kutipan arti dari ayat quran berikut ini:
Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan
dada, tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?” (QS Al-Nûr 22).
Teman-teman yang berbahagia,
Makna dari ayat tersebut secara luas
memerintahkan kita sesama manusia untuk saling memaaf-maafkan. Dan juga ada
satu lagi kutipan arti ayat quran yang berbunyi:
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa akan
membuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah
orang-orang yang dikutuk Allah; ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya
pula mata mereka (QS Muhammad [47] : 22-23).
Apabila makna ayat yang pertama digabung dengan
mekna ayat kedua maka berisi marilah kita saling memaaf-maafkan sesama walaupun
itu berat, tapi hal itu dapat mempersatukan tali silaturahmi agar tidak
terputus, karena Allah membenci orang-orang yang memutuskan tali silaturahmi
antarsesama.
Teman-teman yang berbahagia,
Perkara Memaafkan seseorang memanglah berat, tapi
kita harus terus berusaha memaafkan orang tersebut. Apalagi jika ia telah
meminta maaf dengan bersungguh-sungguh dan berjanji tak akan mengulanginya
lagi.
Jagalah tutur kata kita karena bila seseorang sudah
sakit dengan perkataan kita dia pasti sulit melupakannya. Sakit hati sangat
sulit obatnya. Tapi apabila orang yang mencaci atau menghina kita telah meminta
maaf kita dengan sungguh-sungguh dan mengakui kesalahan
Semoga pidato ini dapat
bermanfaat bagi kita semua. Sebelum saya mengakhiri pidato saya dari hati yang
terdalam saya ingin meminta maaf apabila saya pernah menyinggung perasaan
teman-teman sekalian baik itu disengaja maupun tidak sengaja. Dan kepada Allah
saya mohon ampun.
Wabillahitaufiq
walhidayah wassalamualaikum wr.wb.
Contoh Pidato di modifikasi oleh Admin
Reviewed by Muhamad Kurniawan
on
4/14/2012 05:03:00 PM
Rating:
No comments: