Integritas Data
Integritas data adalah suatu cara untuk menjaga agar data yang tidak valid tidak masuk ke dalam basis data. Tujuannya sudah jelas yakni menjaga konsistensi data pada relasi keterkaitan antar tabel. Ketika kita berbicara integritas data maka pasti kita akan mengenal yang dinamakan constraint. Dalam basis data constraint adalah batasan atau aturan yang ada pada table. Ada beberapa macam constraint dalam sistem basis data diantaranya, NOT NULL, CHECK, UNIQUE, PRIMARY KEY dan FOREIGN KEY. Menurut (Mark Whitehorn dan Bill Marklyn, 2003:118) terdapat empat jenis kesalahan pada integritas data, namun di sini saya hanya akan membahas secara ringkas satu saja yakni kesalahan antar key dalam table-tabel yang berbeda – integritas referensial. Jika suatu nilai muncul dalam foreign key, nilai itu harus muncul juga dalam primary key. Mungkin terdengar sederhana, namun terdapat beberapa hal yang membuat seorang perancang database tersebut memiliki beberapa pilihan, masing – masing dengan konsekuensi yang berbeda. Jadi integritas referensial adalah proses otomatis untuk menjaga integritas relasi antar tabel.
Terdapat beberapa macam integritas referensial yang umum yakni: Delete Cascade, Update Cascade dan Delete set null. Untuk delete cascade maksudnya ketika data pada table parent dihapus maka data pada table child juga dihapus. Sedangkan delete set null maksudnya ketika data pada table child dihapus maka data pada tabel child diisi null. Begitu pula dengan update cascade maksudnya ketika data pada tabel parent diperbaharui maka data di tabel child pun ikut diperbaharui. Perlu diketahui bahwa terdapat dua metode dasar pemberlakuan integritas referensial, yakni deklaratif dan procedural. Deklaratif artinya anda memberlakukannya kepada mesin database bahwa anda ingin agar database tersebut melakukan integritas referensial dan dimulai saat database itu selesai dibuat. Jadi telah dibuat bersamaan dengan pembuatan databasenya. Sedangkan metode prosedural, berarti anda harus menuliskan sendiri prosedur-prosedur tertentu untuk memberlakukan integritas inferensial. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan menggunakan pemicu atau trigger yang nanti akan saya bahas pada beberapa materi selanjutnya. Klik ini untuk kembali ke daftar isi atau klik ini untuk masuk ke materi selanjutnya.
Integritas Data
Reviewed by Muhamad Kurniawan
on
11/25/2015 11:04:00 PM
Rating:
No comments: