(Belajar) File Permission di Linux
Assalamualaikum, berjumpa lagi kita dalam postingan terupdate yang kali ini akan membahas file permission di Linux. Sebelumnya saya ingin bertanya dulu apakah teman-teman pengguna Linux pernah mengalami hal ini saat mengoprek-oprek manajemen file di linux?
Ya, pesan yang muncul adalah permission denied. Panik? Bagi yang belum mengetahui penyebab pesan tersebut muncul pasti seketika muncul puluhan pertanyaan di kepalanya untuk menemukan penyebab dan solusi dari permasalahan ini di mbah google. Tenang tenang tenang. Hal tersebut biasanya dikarenakan kendala dalam konfigurasi hak akses file di sistem Linux. Perlu teman-teman ketahui bahwa Linux dirancang untuk lingkungan yang mempunyai banyak pengguna. Dalam lingkungan yang memiliki banyak pengguna tersebut maka diperlukan sistem yang aman agar file kita tidak disalahgunakan oleh user lain dalam satu lingkungan tersebut. Ibaratkan.......
Dalam suatu lingkungan perumahan terdapat banyak rumah yang ditempati oleh orang-orang. Nah, sudah barang tentu misalnya kita menjadi salah satu rumah di lingkungan perumahan tersebut tidak ingin rumah kita dimasuki orang yang tidak dikenal. Tentu, kita akan membuat atau mengatur sistem keamanan yang ada dirumah kita.
Nah pada postingan kali ini saya akan mencoba menjelaskan sedikit dan mendemokan mengenai konfigurasi hak akses atau file permission di linux. Seperti yang telah saya jelaskans sebelumnya bahwa file permission ini berguna untuk menjaga agar file atau sistem kita aman dari user lain yang ada dalam satu lingkungan yang hendak mengakses file atau data penting kita. Dengan file permission, kita juga dapat berbagi file yang ingin kita bagikan dengan mengonfigurasi hak akses file tersebut agar bisa diakses oleh pengguna lain. Coba perhatikan gambar ini
Jika kita lihat pada sisi paling kiri pada gambar diatas ada drwx-xr-x. Bagian tersebut terbagi menjadi karakter pertama d itu maksudnya direktori atau folder, jikalau didepannya itu - maksudnya regular file. Dan masih banyak lagi. Untuk karakter kedua, ketiga dan keempat itu hak akses yang dimiliki oleh user. Karakter kelima, keenam dan ketujuh itu dimiliki oleh group. Kedelapan, kesemblian dan kesepuluh itu hak akses yang dimiliki oleh other.
Nah, selanjutnya maksud rwx itu apa? tiga karakter tersebut adalah tiga jenis izin akses di linux yakni read, write, execute. Read artinya file dapat dibuka dan dibaca. Write artinya file dapat dimodifikasi atau dapat ditulis data baru pada file tersebut. Execute artinya file dapat dijalankan sebagai program atau shell script.
Pada pembahasan berikut ini saya akan mendemokan sedikit tentang bagaimana cara mengatur hak akses di Linux.
Pada gambar diatas, saya mendemokan penggunaan chmod a=r gambar.jpg yang maksudnya saya mengubah hak akses file gambar.jpg untuk semua pengguna baik itu user, group dan other menjadi r atau read.
Pada gambar diatas, saya mendemokan penggunaan chmod g+w gambar.jpg yang
maksudnya saya mengubah hak akses file gambar.jpg untuk group atau kelompok pengguna tertentu ditambahkan izin untuk write atau memodifikasi file.
Pada gambar diatas, saya mendemokan penggunaan chmod o-r gambar.jpg yang
maksudnya saya mengubah hak akses file gambar.jpg untuk other atau pengguna lain izin untuk read-nya dikurangi atau dihilangkan.
Empat contoh diatas adalah penggunaan mode simbolik dalam mengatur hak akses file. Berikutnya saya akan mendemokan penggunaan mode numerik dalam mengatur hak akses file. Sebelumnya ada sedikit teori mengenai mode numerik yang semoga tidak membuat teman-teman pusing.
Bisa diartikan bahwa 4 itu artinya read, 2 artinya write dan 1 artinya execute. 0 artinya tidak ada izin. Dengan menjumlahkan angka yang sesuai dengan hak aksesnya teman-teman dapat mengatur hak akses file tersebut seperti pada pendemoan berikut.
Pada gambar diatas, saya mendemokan penggunaan chmod 740 pemrogramanbash.txt yang
maksudnya saya mengubah hak akses file pemrogramanbash.txt untuk user atau pengguna tertentu ditambahkan izin untuk write dan execute. Karakter pertama yakni 7 maksudnya penjumlahan 4 + 2 + 1 = 7 berarti user memiliki hak akses untuk read, write dan execute file tersebut. Selanjutnya karakter kedua yakni 4 berarti group hanya memiliki hak akses read saja. Dan pada karakter terakhir yakni 0 artinya other atau pengguna lain tidak memiliki hak akses apapun pada file tersebut.
Ya, belajarnya dicukupkan sekian ya tetap semangat mengoprek-oprek Linux karena banyak rahasia - rahasia yang tersembunyi di dalamnya. Semoga ilmunya bermanfaat. Wassalam.
Jika kita lihat pada sisi paling kiri pada gambar diatas ada drwx-xr-x. Bagian tersebut terbagi menjadi karakter pertama d itu maksudnya direktori atau folder, jikalau didepannya itu - maksudnya regular file. Dan masih banyak lagi. Untuk karakter kedua, ketiga dan keempat itu hak akses yang dimiliki oleh user. Karakter kelima, keenam dan ketujuh itu dimiliki oleh group. Kedelapan, kesemblian dan kesepuluh itu hak akses yang dimiliki oleh other.
Nah, selanjutnya maksud rwx itu apa? tiga karakter tersebut adalah tiga jenis izin akses di linux yakni read, write, execute. Read artinya file dapat dibuka dan dibaca. Write artinya file dapat dimodifikasi atau dapat ditulis data baru pada file tersebut. Execute artinya file dapat dijalankan sebagai program atau shell script.
Pada pembahasan berikut ini saya akan mendemokan sedikit tentang bagaimana cara mengatur hak akses di Linux.
![]() |
| chmod a=r |
![]() |
| chmod g+w |
![]() |
| chmod u+wx |
Pada gambar diatas, saya mendemokan penggunaan chmod u+wx gambar.jpg yang
maksudnya saya mengubah hak akses file gambar.jpg untuk user atau pengguna tertentu ditambahkan izin untuk write dan execute.
![]() |
| chmod o-r |
Empat contoh diatas adalah penggunaan mode simbolik dalam mengatur hak akses file. Berikutnya saya akan mendemokan penggunaan mode numerik dalam mengatur hak akses file. Sebelumnya ada sedikit teori mengenai mode numerik yang semoga tidak membuat teman-teman pusing.
Bisa diartikan bahwa 4 itu artinya read, 2 artinya write dan 1 artinya execute. 0 artinya tidak ada izin. Dengan menjumlahkan angka yang sesuai dengan hak aksesnya teman-teman dapat mengatur hak akses file tersebut seperti pada pendemoan berikut.
![]() |
| chmod 740 |
Ya, belajarnya dicukupkan sekian ya tetap semangat mengoprek-oprek Linux karena banyak rahasia - rahasia yang tersembunyi di dalamnya. Semoga ilmunya bermanfaat. Wassalam.
(Belajar) File Permission di Linux
Reviewed by Muhamad Kurniawan
on
4/27/2016 11:18:00 PM
Rating:
Reviewed by Muhamad Kurniawan
on
4/27/2016 11:18:00 PM
Rating:








No comments: